Radiasi Ponsel Merusak DNA

paankbilang.blogspot,
Radiasi sinyal Handphone, telepon selular, atau biasa disingkat ponsel sudah bukan rahasia lagi untuk kita. Berbagai efek buruk pancaran sinyal alat komunikasi ini telah terpublikasi luas di berbagai media.
HP atau ponsel memang sudah bukan barang mewah sekarang. Ponsel dengan spesifikasi canggih bisa didapat dengan uang yang 'tak seberapa'.

Kembali ke masalah radiasi sinyal ponsel. Kerusakan sel otak adalah memek 'momok' yang paling banyak diperbincangkan. Namun, sebuah studi dari Reflex, yang dikoordinasikan oleh grup peneliti dari Jerman, Verum, selama empat tahun telah melakukan penelitian kepada sel hewan dan manusia dalam laboratorium, untuk mengecek efek radiasi ponsel. Mereka menemukan bahwa setelah sel hewan dan manusia dialiri gelombang elektromagnetik, sel-sel tersebut kemudian menunjukkan peningkatan kerusakan DNA, yang tidak dapat diperbaiki sendiri oleh sel dalam tubuh.

Bahkan grup peneliti dari Jerman tersebut mengindikasikan bahwa kerusakan juga terjadi di sel tubuh pada keturunan kita generasi berikutnya. Sel yang bermutasi merupakan penyebab tumbuhnya kanker. Sementara radiasi yang digunakan dalam percobaan tersebut merupakan level SAR (Specific Absorption Rate) antara 0,3 dan 2 watt per kg. SARAS 008 adalah tingkat penyerapan emisi tubuh dari ponsel.

Sebagian besar ponsel memiliki sinyal level SAR antara 0,5 dan 1 watt per kg. Ponsel juga tidak dapat dijual jika level SAR melampaui 2 watt per kg.
Namun European Union menganggap penelitian Reflex tidak bisa membuktikan: "perubahan seperti apa sehingga menimbulkan resiko untuk kesehatan manusia?"

Bahkan National Radiological Protection Board di UK menegaskan bahwa orang tidak perlu khawatir dengan penelitian tersebut, karena hasil penelitian tersebut tidak menunjukkan perubahan biologis yang nantinya dapat menimbulkan penyakit pada manusia. Walaupun penelitian Reflex tersebut memang bertujuan mencari efek gelombang radio dari ponsel dan DNA, namun penelitian itu tidak diikuti dengan bukti yang konsisten. Padahal terdapat lebih dari 1,5 juta orang dari seluruh dunia menggunakan handphone.

Franz Adlkofer, sebagai pimpinan study Reflex, mengungkapkan, pihaknya tidak ingin membuat orang panik, namun hal tersebut setidaknya dapat menjadi perhatian semua orang dan merekomendasikan aturan bahwa anak-anak sebaiknya menggunakan ponsel jika dalam keadaan darurat saja. Sementara pihaknya menambahkan akan meneliti lebih lanjut yang mungkin akan memakan waktu empat hingga lima tahun untuk memberikan bukti yang otentik.
Hasil penelitian lainnya, bahwa terdapat efek dari gelombang radio dari ponsel seperti membuat panas sel tubuh, mengakibatkan sakit kepala, dan mual-mual. Namun, bagaimanapun, menurut pihak komisi pemerintah UK, belum ada bukti yang jelas dari adanya radiasi elektromagnetik ponsel tersebut terhadap DNA secara permanen dan menurun.

Aduuuh, bisa ilmiah juga gue. hiks-hiks

DiCopy-Pastekutip dari: www.britanet.com

jangan lupa ninggalin comment sama isi buku tamu yaa

6 komentar:

Anonymous said...

kren2 blog lo, ngasih info2 penting g d sadari org2, jgn lupa maen2 blog gw y
http://firman-ramdhani.blogspot.com/

jalooe said...

wah lanjut neh info na.. terkadang emang kita mah kalau udah butuh lupa ama kesehatan.. buktinya merokok betul ngga..

lam kenal bro

mymoen said...

Wah... Pake ponsel, ngerusak DNA, kalau ga pake ponsel, komunkasinya gmn dong ???

bc said...

berarti bahay dunk, naruh ponsel di saku celana depan..... bisa ndak geleng-geleng...ha..ha..ha..

Mantap....info yg bermanfaat

paank Fachrezi said...

@ mymoen,
Setelah saya kaji di Lab (cieee, gayanye) agar kita tetep bisa pake Ponsel tanpa takut terkontaminasi radiasi, pake aja headset jadoel, yang pake kabel, bukan yang wireless ato bluetooth.

@ bc,
iya betul, makanya, jangan naruh ponsel bersama dengan "yang bisa geleng-geleng" itu.

Tony said...

hiiii menakutkan..aku baru tahu sekarang, harus waspada

Post a Comment

Semoga dengan ini, hidup kita semakin lebih baik

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Ideas Community